Rois’Am
Drs KH Muhammad Badawi
Drs H Mashud Marzuki
Dewan Penasehat
Ketua : Drs H Muhadjir Prasetyo
Anggota :
- Drs H Mashoed Heroesoesanto
- Zurkoni, Bsc
- Drs H Marsudi
Pengurus
Ketua : Drs H Damanhuri, MBA
Wakil Ketua : Drs H Djuremi Abdullah
Sekretaris : Arief Suistya, SE
Wk. Sekretaris : Moch Komarudin,SE
Bendahara : Sudarto, SE
Wk Bendahara : Dra Siti Kusniah Siswanto
Seksi Humas : Suhardi, BA
Edwin, SH
Seksi Pemuda : H Abdul Gofar Mu’alim, SE
M Arif Kurniawan, MT
Komisaris :
1. Kel H Somodimedjo : Drs Asbani Anwar
2. Kel H Mertodiryo : Fatah
3. Kel Ki Ali Hardjo : Hadi Susanto
4. Kel H Kromodiharjo : Drs H Mirza Erapunagi,Msi
5. Kel Ki Kromodimedjo : Hadiyatno
6. Kel H Prawirohardjono : Dahron Helmi
7 Kel H Rifa’I : Sujadi Atmojo
8. Kel H Marto Prasetyo : Hasto Nugroho, SE
9 Kel H Mawardi : Jumali
10. Kel H Masyhuri : Zungamah
11. Kel H Partodimedjo : Mukhlis

6 comments
Comments feed for this article
September 25, 2009 pada 5:15 am
jarot kristiono
sudah ada group soerodmedjan di face book, mohon meng add group tersebut yang di lurahi oleh Ir Dalyono, Ngablak
September 26, 2009 pada 1:41 am
Marzani Anwar
Trimakasih, sudah saya update post, sekalian menghilangkan nama Bpk. Asmuni almarhum.
Masukan yang lain di tunggu.
September 26, 2009 pada 4:52 am
Marwadi Anwar
KOREKSI PERTEMUAN TRAH SURJAN KE 56 BUKAN 60 ???
Kita baru saja ngumpul di bale desa Trimulyo Sleman tgl 22/9/09 yang katanya pertemuan ke 60. Benarkah trah Surjan sudah memasuki tahun ke 60 ?. Mari kita telusuri.
1. Jumlah empu ada 11, jadi satu putaran pertemuan lamanya 11 tahun. Sekarang sudah berlangsung 5 putaran, yang berartti sudah 55 tahun. Pertemuan kemarin memasuki putaran ke 6 dan yang ketempatan adalah empu pertama yakni empu Somodimejo. Artinya pertemuan kemarin mestinya yang 56 bukan 60.
2. Saya termasuk saksi hidup yang pernah ikut pertemuan awal di rumah empu Somodimejo. Katanya, pertemuan itu adalah yang kedua, dan pertemuan pertama terjadi tahun sebelumnya di rumah empu Mertodiryo (empu ke 2) yang merintis trah. Waktu itu saya masih kecil tapi ingatan saya cukup kuat. Pada acara sungkeman, para empu yang 10 orang (empu ke 11 dari Tukangan belum ikut) didudukkan berjejer diatas amben (tempat tidur besar), sesuai urutan usia, kemudian para anak sungkem dan disusul para cucu. Para empu pada bertanya kepada cucu-cucu yang masih kecil (termasuk saya), siapa namanya, sekolahnya dan silsilahnya. Nah, seandainya pertemuan tahun ini (2009 M atau 1430 H )adalah yang ke 60, berarti pertemuan pertama berlangsung pada Syawal 1371 H atau Juni 1952 M, dan pertemuan tahun kedua tahun 1953. Hal ini tidak pas karena usiaku yang baru 3 tahun tentu belum paham tentang trah (saat itu saya bangga sebagai cucu empu tertua).
Bila dipakai angka 56 (perhitungan saya), maka pertemuan pertama terjadi pada Syawal 1375 H dan yang kedua tahun 1376 H atau Mei 1957. Ini cocok dengan keadaan psikologis saya (usiaku 7 tahun).
Dimana letak kesalahannya ? Kesalahan ini manusiawi. Pertemuan yang berlangsung hanya setahun sekali dan tidak ada rekaman sejarahnya, membuat orang (panitia) mudah lupa, sementara para hadirin juga tidak peduli dengan angka tersebut.
Sebagai koreksinya, pertemuan tahun depan saya usulkan diubah menjadi yang ke 57, bukan 61. Atau barangkali ada yang bisa menunjukkan bukti lain ??
Marwadi Anwar, anak ke 4 H. Moh Anwar.
September 26, 2009 pada 7:09 am
Marzani Anwar
Terimakasih atas tanggapannya mengenai Hitungan Jumlah Pertemuan Trah Suradimejan. Setahu saya, jatuhnya hari pertemuan yang disebut “Syawalan” adalah menurut hitungan tahun Hiriyah. Sebagaimana diketahui, jumlah hari dalam setahunnya berkurang 11 hari dari tahun Masehi. Tapi saya sendiri bukan ahlinya itung-itungan Jawa atau kalender Islam. Mohon Bpk. Muhajjir atau pinisepuh yang lain menanggapi melalui forum ini.
Oktober 7, 2009 pada 6:41 am
Lusi
Mas Marzani,
Sekedar info, klo pak Muhadjir diminta memberikan tanggapan melalui forum ini pasti tdk akan terlaksana lha wong mbuka komputer saja tidak pernah.
Oktober 9, 2009 pada 3:22 am
Marzani Anwar
Lha caranya, Pak Muh dikasih tahu, kemudian diminta komentar, Lusi yang nulis gitu. Namanya orang “lama’, di mana-mana juga gitu. O ya ini saya kasih info terbaru. Sekarang dah bisa dibuka wbsite yang lebih spesifi, yang gak numpang blog saya lagi: trahsurodimejan.wordpress.com. Tampilannya baru, dan mudah ngebuka dan menelusuri saudara-saudaranya. Tapi masih masa percobaan lho.