Itulah ucapan yang banyak diributin orang. Yang meributkan adalah kalangan teman2 Muslim. Menurut saya, ucapan Selamat Natal itu seperti Say Hello saja, sebagai simbol adanya hubungan pertemanan dengan sesama. Sama juga dengan Selamat Pagi, Selamat Siang, Salam sejahtera untuk kita semua. Sebagaimana kalau seorang penganut Non Muslim mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada temannya yang Muslim. Biasa di dalam tata pergaulan, ucapan demikian tidak sampai masuk ke wilayah aqidah. Memasuki wilayah aqidah butuh proses kesadaran tersendiri, butuh pertimbangan akal sehat. Masalah itu merupakan entitas tersendiri, yang berbeda dengan pemaknaan simbol. Simbol pertemanan dengan mengucapkan Selamat Natal, tidak lebih dari keikutsertaan bergembira, atau pererat persaudaraan. Kenapa mesti diributkan